Announcements

Undangan Menulis Jurnal Sejarah Volume 3/2 Tahun 2020 (Deadline 31 Juli 2020)

2020-05-17

Menggambarkan Sejarah: Ikhtiar memperdebatkan sejarah visual

Sejarah visual merupakan sebuah kategori dalam kajian sejarah yang keberadaannya kerap dihubungkan pada kemajuan di bidang teknologi. Penemuan alat untuk merekam gambar bergerak dan tidak bergerak telah memungkinkan sebuah praktik mendokumentasikan peristiwa secara visual secara langsung (Walkowitz, 1985; Rosenstone, 1988). 

Praktik ini sebetulnya tidak jauh berbeda dari apa yang terjadi pada masa Renaisans, hanya tekniknya saja yang berbeda. Historia yang merupakan akar dari disiplin sejarah kontemporer adalah salah satu genre lukisan yang paling penting pada masa Renaisans yang berarti sejarah visual. Ia merupakan sebuah praktik merekonstruksi peristiwa melalui sebuah gambar yang didasarkan langsung pada pengamatan (Levy, 2019).

Pada titik ini, sejarah visual dimaknai sebagai upaya untuk merekam sebuah peristiwa melalui gambar, bergerak atau pun tidak. Lebih jauh dari ini, pembangunan narasi sejarah yang panjang, sebuah rekonstruksi masa lalu melalui visual juga termasuk dalam kategori ini. Hanya saja, ia bukan satu-satunya pengertian sejarah visual. Praktik ini juga kerap dimaknai sebagai sebuah upaya yang menjadikan gambar sebagai sumber sejarah.

Dengan dibekali kemampuan memahami bahasa visual seseorang bisa merekonstruksi masa lalu berdasarkan pembacaan gambar atau seri gambar untuk mengetahui realitas yang terdapat di baliknya. Gambar – dalam pengertian praktik sejarah visual – tidak diperlakukan sebagai pelengkap sumber tekstual, tapi merupakan korpus utama yang dijadikan bahan analisis (White, 1988; Burke 2001).

Tidak dimungkiri, sampai batas tertentu, gambar merupakan medium yang lebih efektif untuk menyampaikan pesan. Kedua, sebagai sumber, sejarah visual juga bisa memperkaya cara bagaimana kita melihat sumber. Hal ini juga bisa memperluas tema dari penulisan sejarah itu sendiri, yang pada akhirnya bisa menampilkan masa lalu dengan lebih lengkap. Berangkat dari dua kecenderungan tadi, Jurnal Sejarah mengundang para peneliti sejarah dan ilmu sosial untuk berkontribusi mengirim tulisan terkait tema ini.

Ada dua hal yang bisa menjadi pokok bahasan.

Pertama, refleksi historiografis tentang apa itu sejarah visual. Ini berkaitan dengan upaya mempertanyakan kembali kategori ini, supaya kemudian lebih memiliki landasan teoretis yang kuat. Kedua, kajian empiris dari sejarah visual itu sendiri. Ini merupakan sebuah ruang eksperimen dari kategori yang masih menjadi bahan perdebatan. Hal tersebut penting dilakukan, sebagai upaya untuk memperkaya diskursus sejarah visual itu sendiri.

 

Tema ini bagaimanapun tidak membatasi sumbangan tulisan dari para peneliti yang memiliki temuan-temuan baru memperkaya pengetahuan sejarah dan perkembangan sosial budaya masyarakat Indonesia.

 Penulis diminta terlebih dahulu mempelajari format penulisan seperti yang tercantum dalam petunjuk untuk penulis, termasuk gaya penulisan dari karya-karya yang diterbitkan dalam jurnal. Penyerahan naskah dilakukan secara online dan penulis terlebih dahulu mendaftar untuk masuk dalam sistem penyerahan naskah online. Apabila Anda mengalami kesulitan, silahkan hubungi jurnal@masyarakatsejarawan.or.id

Tulisan dikirim sebelum 31 Juli 2020. Redaksi tidak menerima karya tulis yang telah dimuat dalam publikasi sebelumnya atau ditulis dalam format yang tidak disesuaikan dengan gaya penulisan artikel Jurnal Sejarah .

Salam,

Editor

 

Read more about Undangan Menulis Jurnal Sejarah Volume 3/2 Tahun 2020 (Deadline 31 Juli 2020)

Current Issue

Vol 3 No 1 (2020): Memburu Kisah Baru: Studi Sejarah dan Sumber Penelitiannya

Vol. 3 Nomor 1 menyampaikan tinjauan para peneliti sejarah terhadap sumber-sumber sejarah yang belum seluruhnya dimanfaatkan dalam kajian sejarah Indonesia. Redaksi mengucapkan terima kasih kepada Dr. Fadjar I. Thufail, Dr. William Bradley Horton, dan Dr. Purnawan Basundoro atas keterlibatannya sebagai reviewer dalam penyusunan edisi ini.  Ilustrasi gambar diambil dari Serat Damar Wulan versi Digital. British Library. (MS Jav 32)

 
Published: 2020-05-16

Editorial

Ulasan Buku

Ulasan Khusus

View All Issues